TAPANULI SELATAN, SUMUT: analisasiber.com, – Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait kedisiplinan tenaga pendidik.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Selatan, Ibu Efrida Yanti Pakpahan, melakukan kunjungan dan peninjauan langsung ke SD Negeri 100506 Dusun Tapus Nabolak, Desa Sihulambu Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapanuli Selatan, pada Selasa (11/8).
Langkah ini diambil menyusul beredarnya video protes dari sejumlah orang tua murid di media sosial.
Dalam aduan tersebut, warga mengeluhkan rendahnya tingkat kehadiran kepala sekolah dan beberapa oknum guru PPPK, yang dinilai mengganggu kelancaran kegiatan belajar mengajar siswa.
Untuk mencapai sekolah terpencil tersebut, Kadisdik Tapsel bersama rombongan harus menempuh perjalanan darat selama kurang lebih lima jam.
Kondisi infrastruktur jalan yang menantang membuat sebagian akses hanya dapat dilalui menggunakan kendaraan khusus berpenggerak empat roda (4WD).”Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan kebenaran informasi yang berkembang di masyarakat.
Sesuai arahan, kami berkomitmen penuh melakukan pembinaan sekaligus pembenahan menyeluruh demi memastikan hak anak-anak di Tapanuli Selatan untuk mendapatkan layanan pendidikan yang layak tetap terpenuhi,” ujar Efrida Yanti Pakpahan di sela-sela peninjauannya.
Pemeriksaan langsung ini akan menjadi dasar utama bagi Dinas Pendidikan Tapsel untuk menentukan langkah pembinaan serta mengevaluasi kinerja jajaran terkait.
Disdik Tapsel memastikan akan mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan kedisiplinan aparatur sipil yang berlaku jika ditemukan adanya pelanggaran prosedural oleh pihak sekolah.
Melalui peninjauan ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan berharap dapat langsung menjawab keresahan para orang tua murid.
Langkah ini juga menjadi bagian dari program pembinaan sekolah secara bertahap demi menjaga mutu dan efektivitas proses belajar mengajar di seluruh wilayah Tapsel, termasuk di area-area pelosok.(Hend)








Komentar