Kondisi Memprihatinkan SDN 101018 Rahuning Tapsel, Warga Pertanyakan Anggaran Rehab Sekolah

banner 468x60

TAPANULI SELATAN, SUMUT: analisasiber com, – Kondisi infrastruktur pendidikan di pelosok daerah kembali menjadi sorotan tajam. Kali ini, keluhan datang dari masyarakat terkait kondisi fisik SDN No. 101018 Rahuning yang berlokasi di Desa Pintu Padang Mandalasena, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.Kondisi bangunan sekolah yang dinilai sangat membutuhkan perbaikan memicu pertanyaan besar di kalangan wali murid dan masyarakat setempat.

Mereka mempertanyakan alokasi serta ketersediaan anggaran pemerintah untuk rehabilitasi fasilitas pendidikan saat ini.”Melihat kondisi sekolah sekarang, kami jadi bertanya-tanya, apakah memang sudah tidak ada lagi biaya anggaran dari pemerintah untuk rehab sekolah?” ujar salah satu warga yang merasa prihatin dengan keselamatan dan kenyamanan proses belajar-mengajar anak-anak di sana.

banner 336x280

Desak Dinas Pendidikan Tapsel Turun Tangan

Masyarakat berharap keluhan ini tidak dipandang sebelah mata. Demi keberlangsungan pendidikan yang layak dan aman, warga secara terbuka meminta agar pejabat struktural tertinggi di bidang pendidikan daerah segera mengambil tindakan nyata.

Masyarakat sangat memohon kepada:Ibu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Selatan

Bapak/Ibu Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Tapanuli Selatan

Pihak terkait didesak untuk segera turun langsung ke lapangan (terjun ke lokasi) melihat realita bangunan di SDN 101018 Rahuning.

Kehadiran dinas terkait sangat dinantikan guna mengevaluasi kerusakan dan mengupayakan solusi perbaikan secepatnya.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat Saipar Dolok Hole masih menunggu respons positif dan langkah konkret dari jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Selatan agar hak anak-anak mendapatkan fasilitas sekolah yang layak dapat segera terpenuhi.(Hendri)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *