ANALISASIBER.COM
Sibolga – SMP Negeri 1 Sibolga menggelar kegiatan penyerahan raport kenaikan kelas sekaligus pemberian penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi Tahun Pelajaran 2025/2026 di lapangan upacara sekolah, Jalan Alu-Alu, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, Sumatera Utara, Sabtu (20/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, para siswa yang meraih peringkat I, II, dan III menerima piala serta piagam penghargaan sebagai Juara Umum dan Juara Kelas. Selain itu, sekolah juga menyerahkan piala dan piagam kepada para pemenang berbagai perlombaan antar kelas, seperti Lomba Futsal Putra dan Putri, Lomba Cerita Putra dan Putri, serta Lomba Menari.
Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Kepala SMPN 1 Sibolga, S. Siregar, didampingi para wakil kepala sekolah, wali kelas, dan dewan guru.
Kegiatan yang berlangsung penuh semangat tersebut turut dihadiri orang tua siswa yang datang untuk menerima laporan hasil belajar anak-anak mereka selama satu tahun pelajaran.
Dalam sambutannya, Kepala SMPN 1 Sibolga, S. Siregar, mengawali acara dengan mengajak seluruh peserta untuk bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
“Hari ini merupakan hari terakhir sekolah untuk semester enam sekaligus hari yang sangat penting bagi anak-anak kami, karena mereka akan menerima hasil pembelajaran selama satu tahun penuh. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru, wali kelas, serta orang tua siswa yang selama ini telah bekerja sama mendukung proses pendidikan anak-anak,” ujarnya.
S. Siregar menegaskan bahwa kenaikan kelas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik semata, tetapi juga dipengaruhi oleh perilaku dan karakter siswa selama mengikuti proses pendidikan di sekolah.
Menurutnya, dalam Kurikulum Nasional istilah tinggal kelas karena faktor akademik semakin diminimalkan karena sekolah dapat memberikan pembelajaran lanjutan untuk membantu siswa memahami materi. Namun, aspek perilaku dan kedisiplinan tetap menjadi perhatian utama dalam penentuan kenaikan kelas.
“Kami selalu menyampaikan bahwa SMPN 1 Sibolga berkomitmen membentuk peserta didik yang berbudi pekerti, berakhlak mulia, mampu bersaing secara global, serta memiliki wawasan lingkungan hidup. Pendidikan karakter menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembelajaran di sekolah ini,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa seluruh guru memiliki kewajiban untuk mendidik siswa dari yang belum mengetahui menjadi mengetahui, dari yang kurang baik menjadi lebih baik, serta membangun karakter positif melalui kerja sama yang erat dengan orang tua.
Meski demikian, hasil rapat dewan guru mengenai kenaikan kelas tetap mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk perilaku siswa selama berada di lingkungan sekolah.
“Masih ada beberapa siswa yang harus tinggal kelas berdasarkan hasil rapat dewan guru. Oleh karena itu, bagi siswa yang dinyatakan naik kelas, kami mengucapkan selamat. Semoga saat memasuki kelas VIII maupun kelas IX nanti, anak-anak semakin bertambah ilmunya, semakin baik budi pekertinya, dan semakin meningkat ibadahnya,” tuturnya.
Kepada para orang tua siswa yang anaknya belum berhasil naik kelas atau menghadapi kendala tertentu dalam proses pembelajaran, pihak sekolah juga menyampaikan permohonan maaf.
“Kami telah berusaha bekerja sama dengan orang tua untuk membimbing dan memperhatikan perkembangan anak-anak. Jika masih ada yang belum mencapai hasil yang diharapkan, kami mohon maaf sebesar-besarnya. Namun kami berharap kerja sama yang baik ini tetap terjalin untuk mendukung perkembangan anak-anak ke depannya,” kata S. Siregar.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam meningkatkan kompetensi serta karakter peserta didik.
“Tanpa dukungan orang tua, sekolah tidak akan mampu menjalankan tugas pendidikan secara maksimal. Sebaliknya, tanpa peran sekolah, proses pembentukan karakter dan pengembangan ilmu pengetahuan anak-anak juga tidak akan berjalan optimal. Karena itu, kolaborasi harus terus diperkuat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Sekolah juga mengingatkan seluruh siswa mengenai pentingnya menaati tata tertib sekolah saat memasuki tahun ajaran baru yang akan dimulai pada 13 Juli 2026 mendatang.
Ia menyampaikan bahwa siswa kelas VII akan naik menjadi kelas VIII dan siswa kelas VIII akan menjadi kelas IX. Namun, perubahan status tersebut harus diiringi dengan peningkatan kedisiplinan dan tanggung jawab.
“Aturan sekolah tetap berlaku. Untuk siswa laki-laki, potongan rambut harus sesuai ketentuan. Siswa perempuan juga harus mematuhi tata cara berpakaian yang telah ditetapkan sekolah. Selain itu, seluruh siswa wajib hadir tepat waktu. Pukul 07.00 WIB sudah harus berada di sekolah. Jika dua kali terlambat, maka orang tua akan dipanggil untuk pembinaan lebih lanjut,” tegasnya.
Menurutnya, para siswa merupakan generasi emas bangsa yang harus dipersiapkan dengan baik melalui pendidikan yang berkualitas, penguatan karakter, serta pembiasaan disiplin sejak dini.
Kegiatan penyerahan raport dan penghargaan tersebut berlangsung tertib dan penuh antusias. Para siswa yang berhasil meraih prestasi tampak bangga menerima penghargaan dari sekolah, sementara para orang tua memberikan apresiasi atas perhatian SMPN 1 Sibolga dalam mendorong prestasi akademik maupun nonakademik peserta didik.
Melalui kegiatan tersebut, SMPN 1 Sibolga kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan.( Sep LG )












Komentar