Modus Licik! Pura-Pura Pinjam Motor Teman Malah Raib Dibawa Kabur Selama Sepekan 

banner 468x60

PADANGSIDIMPUAN, SUMUT: analisasiber.com, – Nasib apes menimpa Richat, seorang warga Kota Padangsidimpuan. Sepeda motor Honda Beat warna pink hitam dengan nomor polisi BB 2984 FL yang biasa ia gunakan sehari-hari untuk bekerja kini raib dibawa kabur oleh temannya sendiri, Mhd. Anggi Putra.

Akibat kejadian ini, Richat dan keluarganya mengalami kekecewaan mendalam, bahkan ia terancam tidak bisa pulang ke rumah untuk berkumpul dengan keluarga karena kehilangan moda transportasi utamanya.

banner 336x280

Peristiwa dugaan penggelapan ini terjadi di Jalan Teuku Umar, Kelurahan Losung, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan.

Kejadian bermula pada Selasa (21/7) pagi, saat Richat sedang tertidur di lokasi kejadian. Terduga pelaku, Mhd. Anggi Putra, tiba-hari datang menemui korban dengan maksud meminjam sepeda motor.

Kepada Richat, pelaku berdalih ingin pulang ke rumah sebentar untuk menjenguk istrinya yang bernama Afrina.”Saya dan terduga pelaku ini hanya sebagai teman. Nah, waktu kejadian saya sedang tidur. Lalu, pelaku datang pinjam sepeda motor saya alasan ke rumah melihat istrinya,” ungkap Richat dengan nada kecewa.

Namun, iktikad baik Richat justru dimanfaatkan pelaku. Setelah membawa motor tersebut, Anggi tidak pernah kembali. Hingga memasuki hari ketujuh, keberadaan sepeda motor maupun pelaku masih misterius.”Tepat Senin (28/7), motor kami sudah seminggu belum dikembalikan oleh teman kami,” sesal Richat.

Sebelum memutuskan untuk menempuh jalur hukum, Richat bersama pihak keluarga mengaku sudah berupaya keras melakukan pencarian mandiri. Mereka telah menyisir beberapa lokasi yang dicurigai menjadi tempat persembunyian pelaku, namun hasilnya nihil.

Upaya komunikasi pun buntu total karena pelaku telah memutus semua akses kontak.”Nomor kontak kami di WhatsApp juga telah diblokir oleh terduga pelaku. Sehingga kami sulit untuk melacaknya,” terang Richat lagi.

Merasa tidak ada iktikad baik dari pelaku dan lelah mencari tanpa hasil, Richat dan keluarganya menegaskan akan segera melaporkan kasus penggelapan ini ke pihak kepolisian setempat.

Mereka berharap aparat penegak hukum dapat segera bertindak, melacak keberadaan pelaku, dan memproses kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku. (Hendri)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *