PADANGSIDIMPUAN, SUMUT: analisasiber.com, – Tradisi berburu menu berbuka puasa atau takjil selalu menjadi momen yang dinantikan umat Muslim di Indonesia setiap bulan suci Ramadhan. Di Kota Padangsidimpuan, gairah tersebut berpusat di salah satu lokasi ikonik, yakni ruas Jalan Walter Mongonsidi (W.R. Mongonsidi).
Pasar Ramadhan tahun ini kembali hadir dengan nuansa kental tradisi lokal. Tidak hanya menjadi surga bagi pemburu kuliner, lokasi ini menjadi pilihan utama warga karena menawarkan berbagai produk kebutuhan pokok dan sembako dengan harga yang relatif lebih terjangkau.
Antusiasme Warga dan Tradisi Meugang
Sejak hari pertama Ramadhan, masyarakat Kota Padangsidimpuan tampak sangat antusias memadati lokasi. Berdasarkan pantauan, komoditas yang paling dicari adalah daging segar, baik sapi maupun kerbau.
Membeli daging untuk diolah menjadi hidangan spesial berbuka puasa sudah menjadi tradisi turun-temurun bagi keluarga di kota ini. Hal ini bukan sekadar urusan perut, melainkan simbol kesiapan menyambut bulan suci sekaligus ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Pusat Ekonomi dan Budaya
Pasar Ramadhan di Jalan W.R. Mongonsidi (sebelum jalan baru I) di depan Alaman Bolak padangsidimpuan nadimpu bukan hanya sekadar tempat transaksi jual beli. Pemerintah Kota (Pemkot) Padangsidimpuan berharap keberadaan pasar ini dapat membantu menjaga stabilitas harga pangan selama bulan puasa.
“Selain memudahkan warga mencari menu takjil, di sini juga tersedia bahan pokok. Kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan Ramadhan dengan kualitas baik dan harga yang pas di kantong,” ujar salah satu pengunjung.
Bagi Anda yang ingin merasakan suasana khas Ramadhan di Kota Salak, Jalan Walter Mongonsidi adalah destinasi yang tepat untuk dikunjungi menjelang waktu berbuka. (Hend)








Komentar