Serang,Analisasiber.com – Komitmen menghadirkan pelayanan publik yang cepat, humanis, dan profesional terus diperkuat Polda Banten melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Salah satunya dengan menggelar pelatihan Standar Pelayanan bagi Operator Call Center 110 bekerja sama dengan Bank Mandiri, yang dilaksanakan di Rupatama Polda Banten, Selasa (03/03).

Kegiatan ini dihadiri langsung Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, Wakapolda Banten Brigjen Pol. Hendra Wirawan, jajaran Pejabat Utama Polda Banten, Wakil Pimpinan Bank Mandiri Cilegon Iwan Purwanto, serta narasumber dari Bank Mandiri, Ironiah Realita.
Dalam sambutannya, Kapolda Banten menegaskan bahwa layanan 110 merupakan wajah terdepan institusi kepolisian dalam merespons kebutuhan masyarakat. Setiap laporan yang masuk, menurutnya, harus dipandang sebagai bentuk kepercayaan publik yang wajib dijawab dengan kinerja cepat, tepat, dan penuh empati.

“Operator 110 tidak sekadar menerima panggilan. Mereka harus mampu membangun komunikasi yang menenangkan, menggali informasi secara sistematis, serta memastikan laporan segera diteruskan kepada fungsi terkait untuk ditindaklanjuti secara efektif,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa di tengah perkembangan teknologi informasi dan meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan aparat, profesionalisme operator menjadi faktor kunci. Standar pelayanan yang terukur, keterampilan komunikasi yang mumpuni, serta kemampuan pengambilan keputusan cepat menjadi kompetensi yang harus terus diasah.

Sementara itu, pihak Bank Mandiri menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari dukungan terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam penerapan prinsip service excellence.
Materi pelatihan mencakup teknik komunikasi efektif, etika pelayanan, pengendalian emosi saat menghadapi situasi darurat, hingga standar operasional prosedur dalam penanganan pengaduan.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para operator Call Center 110 mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam tugas sehari-hari. Dengan demikian, respons terhadap laporan masyarakat tidak hanya cepat, tetapi juga akurat, terkoordinasi, dan mencerminkan profesionalisme institusi.
Di akhir kegiatan, Kapolda Banten berharap program peningkatan kompetensi ini menjadi bagian dari budaya kerja berkelanjutan, bukan sekadar agenda formalitas. “Kita ingin membangun sistem pelayanan yang modern, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” pungkasnya.
Sumber : Bidhumas Polda Banten
Redaktur: Dedi Supandi
Editor: Yudi Sayuti S.T.















Komentar