oleh

Innalillahi, Pedangdut Senior Yunita Ababiel Tutup Usia di Rumahnya di Kawasan Depok

banner 468x60

Depok, Analisasiber.com | Minggu, 13 Juli 2025 – Kabar duka kembali menyelimuti dunia musik Tanah Air. Pedangdut senior Yunita Ababiel dikabarkan telah berpulang ke Rahmatullah pada Minggu, 13 Juli 2025, sekitar pukul 01.00 WIB di kediamannya yang berlokasi di kawasan Depok, Jawa Barat.

Kabar wafatnya penyanyi yang memiliki nama asli Yuyun Nabiel ini pertama kali diketahui publik melalui pesan berantai di sejumlah grup WhatsApp.

banner 336x280

“Innalillahi Wainnailaihi Rojiun… Telah pulang ke Rahmatullah… Pedangdut senior Yunita Ababiel… Minggu, 13 Juli 2025 pukul 01.00 WIB di kediamannya kawasan Depok,” tulis pesan dari pihak keluarga.

Sebelumnya, Yunita Ababiel sempat menjalani perawatan intensif dan dikabarkan sempat menjalani operasi. Salah satu rekan dekatnya bahkan sempat membagikan permohonan doa untuk kesembuhan sang artis melalui akun media sosial.

“Bismillah ya Ma @yunitaababiel… Semoga lancar operasinya hari ini. Mohon doanya ya Sobat Keceh… Biar diberi kelancaran dan Mama kembali sehat & pulih biar bisa menghibur dengan karya-karya indahmu,” tulis akun @ijoyhatta.


Profil dan Kiprah Musik

Yunita Ababiel lahir di Bandung, 17 Januari 1965. Karier musiknya dimulai sejak era 1970-an dengan nama panggung Jujun N., sebagai penyanyi pop yang dibimbing langsung oleh maestro lagu Indonesia, A. Riyanto. Dalam kurun 1979 hingga 1990, ia telah merilis lebih dari 12 album pop.

Seiring perkembangan zaman, nama panggungnya sempat berganti menjadi Yuyun Nabiela, kemudian Yunita Irani, sebelum menetapkan nama Yunita Ababiel sejak peluncuran album “Pertengkaran” pada 1997. Album tersebut menjadi titik balik dalam perjalanan kariernya sebagai penyanyi dangdut.

Kesuksesannya makin bersinar setelah merilis album “Trauma” pada tahun 1999. Lagu utama dalam album itu menjadi hits besar dan mengukuhkan namanya di kancah musik dangdut nasional.

Beberapa karya lainnya yang dikenal antara lain:

  • Gundah (2018)
  • Maha Cinta (2018)
  • Shalawat Allahul Kahfi (2021)

Kepergian Yunita Ababiel menjadi kehilangan besar bagi dunia musik Indonesia, khususnya genre dangdut. Ia dikenang sebagai sosok penyanyi bertalenta tinggi yang sukses melintasi berbagai genre dan era dengan karya-karyanya yang unik dan berkarakter kuat.


Turut Berduka

Seluruh Redaksi Analisasiber.com menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhumah Yunita Ababiel.
Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, dan diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.


Penulis: Redaksi
Editor: Yudi Sayuti
Diterbitkan oleh: Analisasiber.com | PT. Global Suara Siber


 

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *