PADANGSIDIMPUAN, SUMUT: analisasiber.com, – Pemerintah Kota Padangsidimpuan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tengah menseriuskan fokus penanganan sampah melalui pengelolaan dan pengolahan yang tepat guna.
Salah satu langkah konkret yang digalakkan adalah program “Ayo Menabung di Bank Sampah, InshaAllah Berkah” untuk mendongkrak ekonomi warga sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.
Bank Sampah merupakan konsep pengumpulan sampah kering yang telah dipilah. Sistem manajemennya dibuat menyerupai perbankan konvensional, di mana masyarakat bertindak sebagai nasabah dan memiliki buku tabungan, namun objek yang ditabung berupa sampah, bukan uang tunai.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Padangsidimpuan Siti Nursani Lubis, SE, menjelaskan bahwa sistem ini diharapkan mampu membantu pemerintah mengatasi permasalahan sampah sekaligus meningkatkan volume perekonomian masyarakat.
Program ini juga bertujuan untuk memicu kepedulian dan peran aktif warga secara berkelanjutan.”Kami menggalakkan aksi pembersihan sampah di seluruh kawasan perkotaan hingga tingkat kelurahan secara serentak.
Sampah yang dikumpulkan dipilah terlebih dahulu antara organik dan anorganik sebelum dibawa ke Bank Sampah Induk,” ujar Siti Nursani saat ditemui awak media di Kota Padangsidimpuan, Jumat (17/7/2026).
Masyarakat yang menabung akan mendapatkan buku rekening tabungan sebagai catatan pemasukan.
Saldo yang terkumpul dari setoran sampah ini dapat diakumulasikan dan dicairkan setiap bulan menjadi pundi-pundi rupiah untuk membantu perekonomian keluarga. Setiap sampah yang disetor, baik oleh individu maupun kelompok, akan ditimbang dan dihargai sesuai dengan berat serta jenisnya.
“Warga bisa mulai memilah sampah rumah tangga mereka. Sampah bernilai ekonomi seperti botol plastik, kardus, dan sejenisnya dapat dijual melalui Bank Sampah Induk.
Langkah ini secara tidak langsung berdampak positif pada peningkatan taraf ekonomi masyarakat,” tambah Siti Nursani.
Selain meningkatkan pendapatan warga, Bank Sampah Induk Kota Padangsidimpuan berperan aktif mengedukasi masyarakat agar sadar memilah sampah sejak dari rumah.
Hal ini menjadi strategi utama untuk mengurangi beban harian dan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Hingga saat ini, partisipasi dari individu, instansi, maupun kelompok terus meningkat.
Dalam aksi serentak yang berjalan, volume sampah yang berhasil dikumpulkan dan dipilah sudah mencapai kurang lebih 0,5 ton.”Mudah-mudahan aksi ini tidak berhenti hari ini saja, melainkan terus berkelanjutan.
Masyarakat diharapkan konsisten memilah sampah dari rumah. Penyetoran secara individu atau kelompok dapat dilakukan setiap hari Jumat melalui Dinas Lingkungan Hidup Jalan Sutan Soripada Mulia No. 16, Kelurahan Sadabuan, Kecamatan Padangsidimpuan Utara atau langsung menabung ke Bank Sampah Induk Kota Padangsidimpuan yang berlokasi di Batu Bola,” pungkas Siti Nursani.(Hendri)








Komentar