oleh

SMSI Pangkep Dampingi Dinsos Salurkan Bantuan Korban Longsor di Padoang Doangan

banner 468x60

 

Analisasiber.com |PANGKEP – Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan mendampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pangkep dalam penyaluran bantuan kemanusiaan kepada tiga rumah warga korban longsor di Jalan Jenderal Sukawati, Kelurahan Padoang Doangan, Kecamatan Pangkajene, Senin (23/2/2026).

banner 336x280

Bencana longsor yang terjadi pada Kamis malam (19/2/2026) dipicu hujan deras dan luapan arus Sungai Kali Bersih. Akibatnya, tiga rumah warga mengalami kerusakan cukup parah.

Bantuan disalurkan kepada Syahriah Nur, Hj. Ramlah, dan Indong. Ketiganya mengalami kerusakan pada bagian belakang rumah, terutama pada pondasi dan dinding bangunan yang terancam memengaruhi kestabilan struktur rumah. Kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pangkep, Jaenal Sanusi, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan berupa paket kebutuhan pokok, perlengkapan darurat, serta bantuan logistik lainnya.

“Bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah. Kami berharap dapat membantu kebutuhan dasar korban sembari menunggu penanganan lanjutan,” ujarnya.

Lurah Padoang Doangan, Ilham, SE, menegaskan bahwa pihak kelurahan terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat penanganan dampak longsor, termasuk upaya penguatan bantaran sungai untuk mencegah kejadian serupa.

“Kami bersama SMSI dan unsur terkait memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran dan korban mendapatkan perhatian yang layak,” kata Ilham.
Ketua SMSI Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Bahar Tatang, bersama Ketua Bidang Kesra SMSI Pangkep, Chemal Rusanda, turut mendampingi proses penyaluran bantuan. Mereka menyatakan komitmen untuk terus mengawal informasi serta menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah.

Menurut Ketua SMSI, kehadiran media tidak hanya sebatas peliputan, tetapi juga sebagai mitra sosial dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat terdampak bencana.
Saat ini, pemerintah daerah masih melakukan pendataan lanjutan serta kajian teknis untuk penanganan permanen. Pemerintah juga mengimbau warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama saat curah hujan tinggi.

Warga diminta segera melapor kepada aparat setempat apabila melihat tanda-tanda retakan tanah atau peningkatan debit air secara signifikan.
Penyaluran bantuan ini diharapkan menjadi langkah awal pemulihan bagi para korban, sekaligus wujud sinergi antara pemerintah daerah, media, dan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.

( St. Aisyah )

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *