oleh

Polri Peduli: Polsek Minasatene Antarkan Jenazah Tanpa Identitas ke Peristirahatan Terakhir di TPU Tonasa 1

banner 468x60

 

 

banner 336x280

Analisasiber.Com |PANGKEP ~ Meski tanpa nama dan keluarga yang mengantar, seorang jenazah tetap berhak mendapat penghormatan terakhir. Wujud nyata “Polri Peduli” itu ditunjukkan jajaran Polsek Minasatene, Sabtu 25/04/2026 sore.

 

Sekitar pukul 16.16 Wita, iring-iringan sederhana bergerak pelan dari kamar jenazah RS Batara Siang Pangkep. Di dalamnya, Ka SPK Polsek Minasatene *Aipda Nasrudi* bersama anggota Reskrim *Bripka Asriadi* dan *Bripda Firmansyah* mendampingi Pamapta II Polres Pangkep *Ipda Azis* mengawal satu keranda menuju Tempat Pemakaman Umum Tonasa I, Kecamatan Balocci.

 

Tak ada isak tangis keluarga. Tak ada karangan bunga. Hanya derap langkah personel berseragam yang mengiringi jenazah tanpa identitas itu menuju liang lahat. “Meski kita tidak tahu siapa beliau, tugas kami memastikan almarhum berangkat dengan layak. Ini soal kemanusiaan,” ujar *Aipda Nasrudi* sambil merapikan letak keranda di mobil ambulans.

 

Setibanya di TPU Tonasa I, para polisi itu tak berhenti sebatas pengawalan. Bripka Asriadi dan Bripda Firmansyah ikut turun, menggotong keranda, menurunkannya perlahan ke liang lahat, hingga menimbun tanah dengan tangan mereka sendiri. Di bawah langit Balocci yang mulai meredup, prosesi berlangsung khidmat dan penuh penghormatan.

 

*Kapolsek Minasatene Iptu Muhammad Alyas, S.M* menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wajah humanis Polri. “Tugas kami bukan hanya menegakkan hukum. Ketika ada warga meninggal, apalagi tanpa identitas, Polri wajib hadir. Negara tidak boleh absen mengurus warganya, bahkan sampai ke liang lahat,” tegasnya.

 

Iptu Muhammad Alyas menambahkan, sinergi dengan pihak RS Batara Siang dan pengelola TPU Tonasa I membuat proses pemakaman berjalan lancar. “Terima kasih untuk semua pihak. Ini bukti bahwa kepedulian tidak memandang status. Almarhum berhak dimakamkan secara layak dan bermartabat,” ucapnya.

 

Selama prosesi, situasi terpantau aman dan kondusif. Tidak ada kerumunan warga. Hanya ada doa-doa lirih dari para personel yang menjadi saksi bahwa di ujung hayat, almarhum tidak sendiri.

 

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa tugas Polri melampaui seragam dan senjata. Di balik tindakan tegas, ada sisi kemanusiaan yang tak boleh padam.

 

( St. Aisyah )

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *