Pangkep, Analisasiber.Com ~ Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korpri tingkat nasional Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang mulai digelar di Makassar dan Pangkep pada 24 Agustus 2026 dibuka di Makassar, ditutup di Alun-Alun Taman Musyafir, Kelurahan Padoang-Doangan, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sabtu (29/8/2026) malam.
Penutupan MTQ dihadiri oleh Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional/Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, serta sejumlah pejabat pemerintah pusat, provinsi dan daerah.
Hadir pula Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, S.H., Bupati Pangkep Dr. H. Muhammad Yusran Lalogau, S.Pi., M.Si., Wakil Bupati Pangkep Drs. H. Abd. Rahman Assagaf, jajaran Forkopimda Kabupaten Pangkep, para dewan hakim dan juri, serta para ketua kafilah, pendamping, official dan peserta ASN dari 38 provinsi serta 65 kementerian/lembaga se-Indonesia.
MTQ yang mengusung tema “ASN Berakhlak Mulia, Indonesia Tangguh,” tersebut mencerminkan semangat untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, integritas, moralitas dan profesionalisme ASN dalam memberikan pelayanan serta pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara, diikuti sebanyak 1.157 peserta ASN dari 38 provinsi serta berbagai Kementerian dan Lembaga.
Dalam sambutan Wagub Sulsel Fatmawati menyampaikan, setelah beberapa hari kita bersama-sama menyaksikan lantunan ayat-ayat suci Alquran juga menyaksikan semangat, juga ketekunan dan kemampuan terbaik dari para kapila, malam ini merupakan malam yang penuh rasa syukur yang harus kita bersama mengikuti penutupan rangkaian tingkat nasional Sulawesi Selatan tahun 2026
“Atas nama pribadi pemerintah provinsi Sulawesi Selatan saya menyampaikan selamat tentunya kepada para pemenang dan juga apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan mengambil bagian dalam menyukseskan rangkaian acara ini,” ucapnya.
Fatmawati mengajak, marilah kita jadikan momentum ini untuk kita sama-sama terus bagaimana meningkatkan kecintaan kita kepada Alquran dan menjadikan nilai-nilai yang mencerminkan karakter ASN yang unggul profesional, berintegritas dan berakhlak mulia.
“ASN tidak hanya memiliki kompetensi dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik lebih dari itu mari kita jadikan semangat untuk bekerja sepenuh hati dan profesional secara ikhlas, penuh tanggung jawab insyaallah akan terbentuk ASN yang religius dan menjadi teladan di tengah masyarakat kita,” harapnya.
Lanjutnya, kita juga patut bersyukur bahwa MTQ ke-VIII Korpri ini telah mempertemukan kita dalam semangat persaudaraan dan biarkan semangat ASN Indonesia tangguh tidak berhenti menjadi tema sebuah kegiatan saja tetapi menjadi nilai yang benar-benar kita hidupkan dalam pelaksanaan tugas kita sehari-hari yang insya Allah akan membawa daerah kita ini menjadi daerah yang baldatun toyyibatun warabbun Ghofur.
“Saya berharap bahwa daerah masing-masing dan membawa kenangan yang baik ke daerahnya masing-masing,” tambahnya.
Sementara Ketum DP Korpri Nasional, Zudan mengingatkan agar persiapan untuk MTQ berikutnya harus dimulai jauh hari sehingga berdampak luas dari lomba atau festival, maupun dakwah yang kita lakukan agar MTQ Korpri ke depan semakin terbuka terhadap pengembangan cabang perlombaan dan kegiatan pendukung sehingga lebih banyak ASN dapat terlibat dan merasakan manfaatnya.
Sedangkan Menag Nasaruddin Umar saat menutup acara mendorong MTQ menjadi ruang pembentukan karakter aparatur sipil negara (ASN) yang mampu menerjemahkan nilai-nilai Al-Quran ke dalam perilaku dan pelayanan kepada masyarakat.
Kafilah Sumatera Barat Sumbar keluar sebagai juara umum dengan demikian kembali berhasil mempertahankan prestasinya dengan kembali menyabet gelar tersebut dan mendominasi juara umum berturut-turut, hanya menempatkan tuan rumah Sulawesi Selatan sebagai juara umum II.
( St. Aisyah )




















Komentar