Pangkep, Analisasiber.Com ~ Kapolres Pangkep AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. menghadiri acara penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional Tahun 2026, yang berlangsung di Lapangan Alun-Alun Taman Musyafir, Kelurahan Padoang-Doangan, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sabtu (29/8/2026) malam.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, serta sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah.
Turut hadir Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, S.H., Bupati Pangkep Dr. H. Muhammad Yusran Lalogau, S.Pi., M.Si., Wakil Bupati Pangkep Drs. H. Abd. Rahman Assagaf, jajaran Forkopimda Kabupaten Pangkep, para dewan hakim dan juri, serta para ketua kafilah, pendamping, official dan peserta ASN dari 38 provinsi serta 65 kementerian/lembaga se-Indonesia.
MTQ VII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 mengusung tema “ASN Berakhlak Mulia, Indonesia Tangguh.” Tema tersebut mencerminkan semangat untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, integritas, moralitas dan profesionalisme ASN dalam memberikan pelayanan serta pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.
Dalam kesempatan tersebut, kehadiran Kapolres Pangkep merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan berskala nasional sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, KORPRI dan seluruh elemen masyarakat.
Kapolres Pangkep juga menegaskan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, sehingga para peserta dan tamu undangan dapat mengikuti kegiatan dengan aman dan lancar.
Pelaksanaan MTQ KORPRI Tingkat Nasional di Kabupaten Pangkep tidak hanya menjadi ajang kompetisi dalam bidang Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, persaudaraan dan persatuan ASN dari berbagai daerah di Indonesia.
Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, diharapkan nilai-nilai Al-Qur’an yang terkandung dalam MTQ dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi landasan dalam meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat dan negara.














Komentar