oleh

Pencarian Dihentikan, Keluarga Korban Tabur Bunga di Lokasi Longsor Hutanabolon

banner 468x60

ANALISASIBER.COM

TAPTENG – Setelah berlangsung selama tiga hari, upaya pencarian korban bencana longsor di Lingkungan IV Malaka, Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, resmi dihentikan. Penghentian pencarian tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama antara tim gabungan dan pihak keluarga korban, menyusul belum ditemukannya para korban hingga hari terakhir pencarian.

banner 336x280

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Tapanuli Tengah, TNI, dan Polri telah melakukan penyisiran secara maksimal di lokasi kejadian dengan menggunakan peralatan manual maupun mesin penyemprot air bertekanan tinggi. Namun, hingga hari ketiga, tiga orang korban yang diduga tertimbun material longsoran belum berhasil ditemukan.

Dengan mempertimbangkan kondisi medan yang semakin berat, cuaca yang tidak menentu, serta faktor keselamatan personel di lapangan, pihak keluarga akhirnya menyatakan sepakat menghentikan proses pencarian dan mengikhlaskan ketiga korban.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, keluarga korban bersama warga setempat menggelar prosesi tabur bunga di lokasi longsor pada Rabu (28/1/2026). Prosesi tersebut dipimpin oleh Gembala Gereja dan diisi dengan doa agar keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, penghiburan, serta ketabahan dalam menghadapi musibah.

BPBD Kabupaten Tapanuli Tengah turut menyampaikan ucapan belasungkawa atas peristiwa longsor tersebut. Pihak BPBD mengajak keluarga korban untuk tetap tabah dan berharap para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Perwakilan keluarga korban, Epi Derman Gea, Kamis (29/1/2026) pagi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian. Ia mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan tim gabungan meskipun korban belum berhasil ditemukan.

“Kami sangat berterima kasih atas respons dan upaya maksimal yang telah dilakukan. Kepedulian tersebut sangat berarti bagi keluarga kami,” ujarnya.

Epi juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang telah mengawal proses pencarian sejak awal, khususnya kru Metro-Online.co yang setia mendampingi keluarga korban.

Pasca penghentian pencarian, lokasi longsor tetap dalam pemantauan pihak terkait untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat yang bermukim di wilayah rawan bencana agar tetap waspada, mengingat kondisi tanah masih labil akibat tingginya curah hujan.(F.Sitorus)

 

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *