oleh

Pelaksanaan Pentas Seni dan Pelepasan Kelas IX SMPN 1 Tukka Berlangsung Meriah, Angkat Tema Kreativitas dan Cinta Rupiah

banner 468x60

ANALISASIBER.COM

TUKKA, TAPTENG — SMP Negeri 1 Tukka menggelar kegiatan Pentas Seni, Gelar Karya, dan Pelepasan Siswa-Siswi Kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 di halaman sekolah, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (18/5/2026). Kegiatan berlangsung meriah, penuh kreativitas, sekaligus haru saat prosesi pelepasan siswa kelas IX.

banner 336x280

Acara tersebut mengangkat semangat kreativitas dan edukasi serta berkolaborasi dengan Bank Indonesia melalui program Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah.

Berbagai penampilan seni ditampilkan para siswa, mulai dari tari tradisional dan modern, vokal solo, pembacaan puisi, hingga pertunjukan kreatif lainnya yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan dan orang tua siswa.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Panitia yang menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya pentas seni dan pelepasan siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026. Dalam sambutannya, panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru, komite sekolah, orang tua siswa, serta pihak Bank Indonesia yang telah mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut.

Kepala SMP Negeri 1 Tukka, Dozier Adventus Siregar, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan sekolah tersebut.

“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena kegiatan gelar karya dan pelepasan siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 dapat terlaksana dengan baik. Terima kasih kepada pihak Bank Indonesia yang telah berkolaborasi bersama sekolah dalam program Cinta, Bangga dan Paham Rupiah,” ujarnya.

Ia juga memberikan penghargaan kepada para guru dan panitia yang telah mempersiapkan seluruh rangkaian acara selama hampir dua bulan. Menurutnya, kegiatan pentas seni bukan sekadar seremoni pelepasan, melainkan wadah untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan rasa percaya diri siswa.

“Kami bangga melihat anak-anak mampu tampil percaya diri melalui seni, musik, budaya, dan kreativitas digital. Ini menjadi bukti bahwa siswa SMPN 1 Tukka memiliki potensi yang luar biasa,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Bank Indonesia, Jupriadi Panggabean, mengatakan kolaborasi program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah bersama pentas seni sekolah merupakan langkah baru dalam memberikan edukasi kepada pelajar.

“Horas Tapteng. Pada kesempatan ini kolaborasi antara Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah dengan pentas seni SMPN 1 Tukka merupakan salah satu hal baru yang kami lakukan di sekolah-sekolah. Tahun ini bukan hanya di SMPN 1 Tukka, tetapi juga hadir di SMAN 1 Tukka,” ujarnya.

Ia menambahkan, guru memiliki peran penting sebagai edukator dalam menanamkan pemahaman tentang rupiah kepada masyarakat dan peserta didik.

“Bapak dan ibu guru adalah pelopor pendidikan sekaligus edukator bagi masyarakat dan sekolah lainnya. Kita harus cinta rupiah karena rupiah adalah simbol negara kita dan kita patut bangga terhadap mata uang Indonesia,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihak Bank Indonesia juga mengadakan berbagai perlombaan seperti lomba pidato, mendongeng, dan content creator bertema Cinta, Bangga dan Paham Rupiah. Program “Duta Guru CBP” juga disebut terus dikembangkan hingga tingkat regional dan nasional.

Ketua Komite Sekolah, Muktar Hutagalung, turut memberikan motivasi kepada para siswa agar terus melanjutkan pendidikan dan menjaga nama baik sekolah.

“Kalian telah belajar di sekolah ini selama tiga tahun. Jadilah anak yang baik, hormati orang tua dan guru, serta teruslah mengejar cita-cita demi masa depan yang lebih baik,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur komite sekolah, Plh Camat Tukka, mantan Camat Tukka, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah, perwakilan Dinas Kesehatan, orang tua siswa, para guru, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Plh Camat Tukka, Frengki Simanungkalit, memberikan pesan khusus kepada para siswa kelas IX yang akan melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA.

“Untuk adik-adik kami yang dilepaskan hari ini dan akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, jadilah generasi pelurus, bukan generasi penerus. Tetap disiplin, hormati guru dan orang tua, serta fokus mengejar cita-cita,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah yang diwakili Sekretaris Dinas Pendidikan, Susylawati, menyampaikan bahwa kegiatan pentas seni dan pelepasan siswa merupakan momentum penting bagi sekolah dan peserta didik.

“Pada hari ini kita memiliki dua momen penting, yaitu pentas seni yang menampilkan kreativitas peserta didik dan pelepasan siswa Tahun Pelajaran 2025/2026. Kami dari Dinas Pendidikan mengimbau agar kegiatan pelepasan tetap dilaksanakan di sekolah masing-masing,” ucapnya.

Kegiatan semakin semarak dengan pengumuman pemenang lomba content creator dan berbagai perlombaan lainnya yang diikuti para guru dan siswa. Para pemenang menerima hadiah dan penghargaan yang diserahkan langsung oleh pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah, Plh Camat Tukka, pihak Bank Indonesia, serta kepala sekolah.

Menjelang penutupan acara, Kepala SMP Negeri 1 Tukka secara resmi melepas siswa-siswi kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 dalam suasana haru.

“Saya selaku pimpinan sekolah mengucapkan selamat kepada seluruh siswa kelas IX yang hari ini resmi dilepas. Tentukan masa depanmu sesuai bakat dan kemampuanmu. Tetaplah membawa nama SMP Negeri 1 Tukka sebagai almamater terbaik,” ucap Dozier Adventus Siregar.

Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Poltak Simamora dan dilanjutkan dengan salam perpisahan bersama seluruh guru, siswa, orang tua, dan tamu undangan.(Sep)

 

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *