oleh

Ketua APDESI Banten dan Camat Gunung Kaler Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya KH Ali Sobari

banner 468x60

TANGERANG,| ANALISASIBER.COM – Duka mendalam menyelimuti masyarakat Kabupaten Tangerang atas wafatnya Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Huda, KH Ali Sobari, pada Rabu (4/3/2026).

banner 336x280

Almarhum mengembuskan napas terakhir di RSUD Balaraja pukul 15.00 WIB setelah menjalani perawatan intensif selama kurang lebih satu bulan.

Sejumlah tokoh daerah hadir secara langsung ke rumah duka di Desa Kedung, Kecamatan Gunung Kaler, untuk menyampaikan belasungkawa serta penghormatan terakhir kepada ulama kharismatik yang dikenal luas sebagai pembimbing umat dan panutan masyarakat.

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (APDESI) Provinsi Banten, H. Aenilah Syarif, bersama Camat Gunung Kaler Udin, turut melayat sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian almarhum dalam membina kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat.

Dalam keterangannya, H. Aenilah Syarif mengenang KH Ali Sobari sebagai sosok ulama yang bersahaja, inspiratif, dan memiliki pandangan visioner.

Menurutnya, almarhum bukan hanya memimpin lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga menjadi rujukan moral dan spiritual bagi para kepala desa serta masyarakat luas.

“Beliau adalah figur pengayom dan pembimbing dengan pemikiran yang visioner. Secara pribadi, saya kerap bersilaturahmi untuk meminta nasihat dalam menjalankan roda pemerintahan desa. Kami sangat kehilangan atas wafatnya beliau,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Gunung Kaler Udin menyampaikan bahwa almarhum dikenal sebagai pribadi yang ramah, bijaksana, dan memiliki komitmen tinggi dalam membina umat. Selain mendidik para santri di Pondok Pesantren Nurul Huda, almarhum juga aktif memberikan pembinaan keagamaan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Gunung Kaler.

“Kami kehilangan seorang guru, panutan, dan ulama yang selama ini menjadi pembimbing masyarakat. Semoga almarhum husnul khatimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tuturnya.

KH Ali Sobari meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak, yakni H. Manarul Hidayat, Hj. Durotunnasihah, dan Sorojul Millah. Kepergian beliau tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar, tetapi juga bagi masyarakat Kabupaten Tangerang yang selama ini merasakan kontribusi serta keteladanan almarhum dalam kehidupan sosial dan keagamaan.

Warga yang hadir di rumah duka turut memanjatkan doa agar almarhum diampuni segala dosa-dosanya, diterima amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini.

Doa Terbaik dari Pimpinan Redaksi Kaperwil Provinsi Banten
Yudi Sayuti, S.T.

اللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ، وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ.
اللّٰهُمَّ اجْعَلْ قَبْرَهُ رَوْضَةً مِنْ رِيَاضِ الْجَنَّةِ، وَلَا تَجْعَلْهُ حُفْرَةً مِنْ حُفَرِ النَّارِ.

اللّٰهُمَّ اخْلُفْهُ فِي أَهْلِهِ خَيْرًا، وَارْبِطْ عَلَى قُلُوبِ أَهْلِهِ وَذَوِيهِ، وَارْزُقْهُمْ الصَّبْرَ وَالسُّلْوَانَ.

اللّٰهُمَّ اجْعَلْ مَا قَدَّمَ مِنْ عِلْمٍ وَدَعْوَةٍ وَتَرْبِيَةٍ فِي مِيزَانِ حَسَنَاتِهِ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ، وَارْفَعْ دَرَجَتَهُ فِي عِلِّيِّينَ مَعَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ.
آمِينَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ.

Sumber: PWGK Kabupaten Tangerang
Redaktur: Nurhaedi Nedi
Editor: Yudi Sayuti, S.T.
Redaksi: Kaperwil Provinsi Banten – ANALISASIBER.COM

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *