TANGERANG,Analisasiber.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) memastikan perbaikan permanen terhadap tujuh ruas jalan utama yang selama ini mengalami kerusakan. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp335 miliar.

Anggaran tersebut terdiri dari Rp181 miliar untuk pekerjaan utama, serta tambahan alokasi Rp24 miliar yang difokuskan khusus untuk penanganan Jalan Raya Pakuhaji. Sementara itu, untuk sejumlah ruas prioritas di kawasan Pasar Kemis, terdapat enam titik pekerjaan dengan nilai anggaran mendekati Rp130 miliar.
Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menjelaskan bahwa tujuh ruas jalan yang akan diperbaiki meliputi Jalan Cikupa–Pasar Kemis, Pasar Kemis–Rajeg, Jatiuwung–Pasar Kemis, Cadas–Kukun, Jati–Sepatan–Mauk, Ceplak–Kronjo, serta Jati Mulya–Dadap.
“Perbaikannya dilakukan tahun ini secara permanen. Kami fokus pada ruas-ruas strategis yang menopang aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat,” ujar Iwan kepada wartawan.
Selain tujuh ruas tersebut, pada tahun ini Pemkab Tangerang juga mengalokasikan anggaran untuk membenahi 219 titik ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan.
Berdasarkan data DBMSDA, terdapat sekitar 99 kilometer jalan kabupaten dalam kondisi rusak berat dan membutuhkan pembangunan ulang secara menyeluruh.
Kabar ini disambut positif oleh masyarakat, khususnya warga Kecamatan Kronjo yang selama ini terdampak kondisi Jalan Raya Ceplak–Kronjo.
Dani, warga Desa Pasilian, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan sudah berlangsung lama dan kerap memicu kecelakaan.
“Sering terjadi kecelakaan akibat jalan berlubang dan bergelombang. Memang ada perbaikan, tapi tidak pernah menyeluruh sehingga jalannya tetap tidak mulus,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Rifai, warga lainnya, yang berharap perbaikan tahun ini benar-benar dilakukan secara permanen dan tuntas.
“Jarak Ceplak ke Kronjo sebenarnya tidak terlalu jauh, tapi karena banyak titik rusak, waktu tempuh jadi lama. Semoga perbaikan kali ini menyeluruh dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Dengan perbaikan permanen ini, diharapkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Tangerang semakin lancar, sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
(Rilis PWGK)
Red.Nurhaedi Nedi















Komentar