Sibolga — Kepolisian Resor (Polres) Sibolga memastikan kawasan wisata Pelabuhan Lama Sibolga tetap aman, kondusif, serta bebas dari praktik premanisme dan pungutan liar (pungli) selama pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026, Rabu, 25 Maret 2026
Perwira Pengendali Pos Pengamanan Pelabuhan Lama Sibolga, IPTU Boy Alexander Hutasoit, S.H., menegaskan bahwa pihaknya telah menempatkan sejumlah personel di titik-titik strategis guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung.
Menurutnya, pengamanan dilakukan secara intensif mengingat Pelabuhan Lama Sibolga merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Kota Sibolga yang ramai dikunjungi, terutama saat masa libur dan arus mudik Lebaran. Kawasan tersebut dikenal menawarkan panorama pantai dengan suasana yang nyaman sehingga menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun luar daerah.
Dalam pelaksanaan pengamanan, Polres Sibolga mendirikan Pos Pengamanan terpadu yang melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi, di antaranya Kodim 0211/Tapanuli Tengah, Lanal Sibolga, Basarnas, serta Pemerintah Kota Sibolga.
“Kami pastikan di lokasi wisata ini tidak ada aksi premanisme maupun pungli. Personel kami disiagakan di area publik untuk menjamin keamanan pengunjung,” ujar IPTU Boy Alexander Hutasoit.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Laporan dapat disampaikan langsung ke Pos Pengamanan Pelabuhan Lama Sibolga maupun melalui layanan call center Polri di nomor 110.
“Kami siaga selama 24 jam untuk memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026, Polres Sibolga menargetkan terciptanya situasi keamanan yang aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menikmati masa libur serta perjalanan mudik dengan rasa aman dan nyaman.
( Sep.LG )





















Komentar