KEMIRI.| Analisasiber.com – Pemerintah Kecamatan Kemiri bergerak cepat menyikapi laporan seorang warga yang diduga tenggelam di Sungai Cimanceuri, tepatnya di wilayah Desa Lontar, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Rabu (28/1/2026).
Camat Kemiri, Rudi HK, turun langsung ke lokasi untuk memantau sekaligus terlibat dalam proses pencarian bersama Kepala Desa Lontar, Dodi Rissi Slamet, serta tim gabungan dari berbagai unsur terkait.
Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir aliran Sungai Cimanceuri di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat. Tim gabungan terdiri dari Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polsek Mauk, Koramil Mauk, serta dibantu oleh warga setempat.
Hingga berita ini dipublikasikan, korban belum berhasil ditemukan. Proses pencarian menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi arus sungai yang cukup deras serta ketinggian air yang sedang pasang, sehingga menyulitkan pergerakan tim di lapangan.
Camat Kemiri Rudi HK menyampaikan rasa prihatin atas kejadian tersebut dan memastikan bahwa pemerintah kecamatan terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pihak guna mengoptimalkan proses pencarian.
“Kami terus berupaya maksimal bersama tim gabungan. Namun kondisi Sungai Cimanceuri saat ini cukup menantang karena arus deras dan air pasang. Kami berharap korban dapat segera ditemukan dan seluruh personel tetap mengutamakan keselamatan dalam bertugas,” ujar Rudi HK di lokasi pencarian.
Berdasarkan informasi sementara, korban diketahui merupakan warga Desa Lontar yang diduga terpeleset di sekitar bantaran sungai sebelum akhirnya terseret arus Sungai Cimanceuri.
Pemerintah kecamatan bersama aparat keamanan mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada saat kondisi cuaca kurang bersahabat dan debit air meningkat.
Sumber: Forum Jurnalis Kemiri
Editor : Yudi Sayuti S.T.















Komentar