ANALISASIBER.COM
PINANGSORI – TNI bersama warga Desa Parjalihotan, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, membangun Jembatan Bailey perdana yang menghubungkan Dusun 6 dan Dusun 7 serta akses menuju Desa Danau Pandan, Kamis (22/1/2026).
Camat Pinangsori, Agus Harianto, S.STP, menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Bailey sepanjang 70 meter di Desa Parjalihotan mulai dikerjakan pada hari Kamis tersebut.
“Jembatan Bailey ini merupakan salah satu akses transportasi yang sangat vital karena menghubungkan Dusun 6 dan Dusun 7 serta ke Desa Danau Pandan, Kecamatan Pinangsori,” ungkap Agus Harianto.
Ia mengatakan, pembangunan jembatan tersebut dikerjakan secara gotong royong oleh jajaran TNI bersama masyarakat setempat. Personel yang terlibat di antaranya dari YON TP 908 Gajah Dompak Dairi sebanyak 25 orang, operator alat berat dari Yonzipur DAM I/BB 1 orang, Satuan Zibang 1/4 Sibolga 4 orang, Koramil 04/Pinangsori, serta Yonzipur I/BB sebanyak 20 orang.
“Selain itu, masyarakat juga ikut membantu dalam proses pembangunan jembatan ini,” kata Agus.
Tidak hanya itu, kaum muda bersama para ibu-ibu desa juga turut berpartisipasi dengan menyiapkan dapur umum untuk menyediakan makanan bagi para pekerja yang terlibat dalam pembangunan Jembatan Bailey tersebut.
Pada pelaksanaan pengerjaan perdana jembatan ini turut hadir Danzibang Sibolga Mayor Panjaitan, Camat Pinangsori, Danramil Pinangsori, Kepala Desa Parjalihotan, aparat desa, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Parjalihotan.
Pembangunan Jembatan Bailey ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi masyarakat dan mendorong peningkatan aktivitas ekonomi serta sosial warga di wilayah tersebut.(Sep)
#TaptengBangkit












Komentar