Analisasiber.com
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat menangani longsor yang terjadi di Jalan Desa Lumban Tonga-Tonga, Kecamatan Pakkat. Penanganan dilakukan pada Jumat, 30 Oktober 2026, dengan menurunkan alat berat ke lokasi kejadian. Turut hadir di lokasi, Kalak BPBD Bernard M. Simamora, Camat Pakkat Hemat A. Sitanggang, Tim BPBD Kabupaten Humbang Hasundutan, serta masyarakat sekitar.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD menyampaikan bahwa Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan SH MH telah menginstruksikan agar penanganan longsor segera dilakukan sehingga tidak mengganggu aktivitas dan mobilitas masyarakat. Jalan tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan pusat Kecamatan Pakkat menuju Desa Sijarango I, Desa Sijarango II, sekaligus menjadi jalur menuju objek wisata Seribu Gua di Desa Banuarea.
Menindaklanjuti arahan Bupati, BPBD menurunkan excavator dan dibantu oleh UPT Alsintan Dinas Pertanian Ketapang untuk membuat penahan tanah sementara serta membersihkan dan merapikan material longsor. Longsor yang terjadi akibat tingginya curah hujan tersebut mengakibatkan badan jalan amblas. Penanganan longsor telah selesai dilaksanakan sehingga jalan kembali dapat dilalui masyarakat. Akses jalan menuju Desa Sijarango sebelumnya terputus kini kembali lancar
Masyarakat setempat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, khususnya Bupati Humbahas dan BPBD, atas respons cepat dalam menangani bencana longsor tersebut. Penanganan segera ini dinilai sangat membantu masyarakat karena ruas jalan tersebut merupakan akses penting untuk menunjang aktivitas dan mobilitas sehari-hari.
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintasi lokasi longsor. Mengingat kondisi tanah masih berpotensi mengalami pergerakan, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun, serta senantiasa mengutamakan keselamatan dalam berkendara.redentus















Komentar