oleh

Kapolres Pangkep Bersama Bhayangkari dan Kapolsek Minasatene Melayat ke Rumah Duka Ayahanda Pak Akib di Kelurahan Kalabbirang

banner 468x60

 

 

banner 336x280

 

 

Analisasiber.Com |PANGKEP ~ Kabar duka datang dari keluarga besar Pak Akib di Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Minasatene. Ayahanda tercinta, Almarhum Pugu binti Pamulang, telah berpulang ke rahmatullah pada Senin sore pukul 18.00 WITA, 20 April 2026.

 

Sebagai wujud empati dan kepedulian, Kapolres Pangkep bersama Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Pangkep serta Kapolsek Minasatene melayat langsung ke rumah duka di Kelurahan Kalabbirang, Selasa, 21 April 2026, pukul 11.28 WITA. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Pak Akib beserta keluarga besar di tengah isak tangis yang masih menyelimuti rumah duka.

 

Suasana duka begitu terasa sejak memasuki pelataran rumah di Kelurahan Kalabbirang. Tenda duka telah berdiri, lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar sayup mengiringi para pelayat yang datang silih berganti. Wajah-wajah keluarga tampak sembab, menahan kesedihan atas kepergian sosok orang tua yang selama ini menjadi panutan. Di sudut ruangan, foto almarhum dikelilingi karangan bunga dari kerabat dan kolega sebagai tanda penghormatan terakhir.

 

Di tengah suasana tersebut, Kapolres Pangkep menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kepergian almarhum.

 

Atas nama keluarga besar Polres Pangkep, kami menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya. Sabar adalah kunci kekuatan saat menghadapi ujian kehilangan. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala khilafnya, diterima seluruh amal ibadahnya, dan ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah berikan ketabahan dan keikhlasan,”tutur Kapolres.

 

Pak Akib yang mewakili keluarga besar mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kehadiran jajaran Polres Pangkep di tengah suasana duka.

 

Kehadiran Bapak Kapolres, Ibu Bhayangkari, dan Bapak Kapolsek sangat berarti bagi kami. Ini bukti Polri selalu dekat dengan masyarakat, hadir bukan hanya saat suka, tapi juga ketika kami berduka,”* ungkap Pak Akib.

 

Kegiatan melayat diakhiri dengan doa bersama untuk almarhum, memohon agar dilapangkan kuburnya dan diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

 

( St. Aisyah )

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *