oleh

Di Balik Musibah Ada Kepedulian: Camat Kemiri Tinjau Rumah Roboh dan Pastikan Hunian Warga Dipulihkan

banner 468x60

Kabupaten Tangerang,| Analisasiber.com – Pemerintah Kecamatan Kemiri bergerak cepat merespons musibah robohnya rumah milik warga. Camat Kemiri, Rudi Hadikarsono, turun langsung meninjau kondisi kediaman milik Bapak Usman yang mengalami kerusakan akibat ambruknya bangunan, pada Jumat pagi (20/04/2026).

Kehadiran Camat Kemiri di lokasi tidak hanya untuk memastikan kondisi warga yang terdampak, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam memberikan dukungan moril serta mencari solusi terbaik bagi pemulihan hunian korban.

banner 336x280

Dalam kesempatan tersebut, Camat Rudi Hadikarsono menyampaikan apresiasi kepada para relawan dan masyarakat yang telah bergerak cepat memberikan bantuan awal kepada korban, termasuk relawan Tim Kampung Siaga Bencana (KSB) serta perangkat desa yang sigap melakukan penanganan di lokasi.

“Terima kasih kepada seluruh relawan dan masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian dan respons cepat terhadap musibah ini. Kami dari pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa hadir untuk memastikan kondisi warga serta merumuskan langkah penanganan yang tepat agar korban segera mendapatkan solusi tempat tinggal yang layak,” ujar Rudi Hadikarsono.

Sementara itu, Kepala Desa Kemiri, Suhud, menjelaskan bahwa rumah yang roboh tersebut berdiri di atas lahan milik desa. Kondisi ini menjadi salah satu kendala administratif dalam proses pengajuan program bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui skema bantuan pemerintah.

Menurutnya, pemerintah desa sebenarnya telah beberapa kali mengusulkan perbaikan rumah warga di wilayah tersebut, namun prosesnya terkendala oleh regulasi terkait status kepemilikan lahan.

“Sebagian wilayah di RT 13 memang berada di atas tanah aset desa. Hal ini yang selama ini menjadi kendala dalam pengajuan bantuan program RTLH. Namun demikian, pemerintah desa tetap berkomitmen untuk mencari solusi terbaik agar warga tetap mendapatkan hunian yang layak,” jelas Suhud.

Menanggapi kondisi tersebut, Camat Kemiri menyampaikan bahwa pihaknya akan menjajaki alternatif bantuan melalui pendekatan sosial dan partisipasi masyarakat. Langkah ini diambil agar proses pembangunan kembali rumah korban tetap dapat dilakukan tanpa melanggar aturan penggunaan anggaran pemerintah.

“Kami akan berupaya menggandeng para dermawan, donatur, serta partisipasi masyarakat melalui semangat gotong royong. Harapannya, pembangunan kembali rumah korban dapat segera terlaksana,” tambahnya.

Selain itu, Camat Kemiri juga mengungkapkan bahwa program bantuan perbaikan rumah melalui anggaran pemerintah kecamatan telah dipetakan untuk beberapa titik lain di wilayah Kemiri dan akan direalisasikan setelah momentum Hari Raya Idul Fitri.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat kebersamaan dan solidaritas sosial dalam membantu warga yang sedang mengalami musibah.

Dukungan terhadap langkah cepat pemerintah juga datang dari berbagai elemen masyarakat dan organisasi kepemudaan di Kecamatan Kemiri yang turut memberikan perhatian kepada keluarga korban.

Sementara itu, Bapak Usman selaku pemilik rumah menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh pemerintah kecamatan, pemerintah desa, relawan, serta masyarakat sekitar.

Perhatian dan dukungan tersebut diharapkan dapat menjadi awal dari proses pemulihan bagi keluarga yang terdampak musibah, sekaligus memperkuat semangat gotong royong yang menjadi nilai utama dalam kehidupan masyarakat Kecamatan Kemiri.


Sumber : Forum Jurnalis Kemiri (FJK)

Editor : Yudi Sayuti S.T.

Kepala Kaperwil Provinsi Banten

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *