oleh

Antisipasi Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Dinkes Tapanuli Tengah Bagikan Masker dan Siagakan Seluruh Puskesmas

banner 468x60

ANALISASIBER.COM

TAPANULI TENGAH – Menindaklanjuti Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor KL.01.02/A/17765/2026 tentang Kesiapsiagaan dan Perlindungan Kesehatan Masyarakat Terhadap Dampak Erupsi dan Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah menginstruksikan seluruh jajaran Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) se-Kabupaten Tapanuli Tengah untuk bergerak cepat membagikan masker gratis kepada masyarakat.

banner 336x280

Langkah ini diambil guna mengantisipasi risiko penurunan kualitas udara serta meminimalisasi dampak abu vulkanik terhadap kesehatan warga, seperti gangguan saluran pernapasan (ISPA), iritasi mata, dan masalah kulit.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah, Lisnawati Panjaitan, S.Kep.Ns, MKes, AKK, menyampaikan bahwa pembagian masker ini merupakan aksi nyata pencegahan dini untuk melindungi kesehatan masyarakat.

“Sebagai bentuk komitmen dan respon cepat terhadap surat edaran Kemenkes, kami telah menginstruksikan seluruh Kepala Puskesmas di Kabupaten Tapanuli Tengah untuk membagikan masker secara gratis kepada warga serta turun memberikan edukasi langsung mengenai perlindungan diri dari dampak abu vulkanik,” ujar Lisnawati Panjaitan

Selain pembagian masker secara masif di tempat-tempat umum dan titik keramaian, Dinkes Tapanuli Tengah juga menyiagakan seluruh pos pelayanan kesehatan dengan langkah-langkah strategis, di antaranya:

Kesiapsiagaan Logistik dan Pelayanan : Memastikan ketersediaan masker, tabung oksigen, serta obat-obatan esensial untuk mengatasi gangguan pernapasan dan iritasi mata.

Edukasi Risiko Kesehatan : Mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika terpaksa beraktivitas di luar, masyarakat diminta menggunakan masker yang menutup hidung dan mulut dengan baik, memakai kacamata pelindung, serta pakaian lengan panjang.

Perlindungan Kelompok Rentan : Melakukan pemantauan aktif terhadap kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit kronis seperti asma dan PPOK.

Lisnawati Panjaitan, S.Kep.Ns, MKes, AKK juga mengingatkan masyarakat agar segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami masalah kesehatan.

“Kami mengimbau warga untuk tidak panik namun tetap waspada. Apabila mengalami gejala seperti batuk terus-menerus, sesak napas, mata perih, atau gangguan kesehatan lainnya, segera kunjungi Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat,” pungkasnya.(Sep LG)

 

#TaptengBangkit

#TaptengNaikKelas

#SahataSaoloan

#TaptengTangguh

#DiskominfoTapteng

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *